VIRAL Jemaah Diusir dari Masjid karena Pakai Masker, Guntur Romli: Polisi Bisa Proses Tanpa Aduan

Aktivis Nahdlatul Ulama (NU), Guntur Romli, meminta pihak kepolisian memproses pelaku pelarangan dan pengusiran jemaah yang mengenakan masker di sebuah masjid. Diketahui, rekaman video yang beredar itu terjadi di Masjid Al Amanah, Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada 27 April 2021 siang. Seorang jemaah yang mengenakan masker diminta untuk mencopot, bahkan diminta untuk keluar masjid jika tetap bermasker.

Tak cuma itu, video lain yang beredar juga memperlihatkan seorang pria berbaju merah mencopot paksa masker jemaah tersebut dan membuangnya ke lantai. Guntur menyebut, polisi tidak perlu menunggu pengaduan untuk memprosesnya. Sebab, apa yang dilakukan pria tersebut diduga merupakan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) yang merupakan delik umum.

"Kalau intimidasi itu delik aduan, tapi pelanggaran prokes itu delik umum." "Polisi tidak perlu nunggu yang lapor." "Dia paksa cabut masker dari wajah seseorang itu dugaan pidana umum, polisi bisa menangkap tanpa ada pengaduan," ungkap Guntur Romli.

Guntur menyebutkan adanya dugaan pelanggaran hukum, di antaranya UU No 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan Pasal 93. Bunyi pasal tersebut ialah : Setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) dan/atau menghalang halangi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan sehingga menyebabkan kedaruratan kesehatan masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp100 juta.

"Meski pelaku tidak ditahan sebagai efek jera tetap wajib diproses hukum dan ada persamaan di muka hukum dengan kasus pelanggar protkes lainnya yang sudah ditindaklanjuti lebih dahulu," ungkap Guntur Romli. Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Marsudi Syuhud, menyoroti soal viralnya video seseorang jemaah masjid di Bekasi yang diusir gegara memakai masker saat salat di dalam masjid. Marsudi mempertanyakan maksud pengurus di masjid tersebut.

"Alasannya apa? Kan sudah ada hukumnya (soal protokol kesehatan)," kata Marsudi saat dihubungi, Senin (3/5/2021). Dirinya pun meminta agar Satgas Penanganan Covid 19 di wilayah tersebut memberikan klarifikasi soal hal tersebut. "Hukumnya sudah jelas. Bukan baiknya bagaimana, pakai masker di masjid ya boleh boleh saja," pungkasnya.

Sebelumnya, video pengurusmasjidmengusir jemaah yang memakai masker saat hendak salat viral di media sosial.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Nasional

Bareskrim Polri Koordinasi dengan MA terkait Rencana Pemindahan Napoleon Bonaparte ke Lapas Cipinang

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengusulkan agar terdakwa kasus penerimaan suap pengurusan red notice Djoko Tjandra, Irjen Napoleon Bonaparte dipindahkan dari Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang. Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto mengatakan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Mahkamah Agung (MA) terkait rencana pemindahan itu. Koordinasi dilakukan lantaran Napoleon merupakan tahanan MA […]

Read More
Nasional

SBY Cerita Masa Lalu, Pasang Surut Damaikan Konflik dengan GAM di Aceh

Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bercerita pengalamannya menciptakan perdamaian di Aceh. Selama tiga empat tahun, SBY rajin mondar mandir berkunjung ke Aceh untuk mengatasi konflik yang terjadi. Itu dilakukan sebelum dirinya menjadi Presiden. "Saya sebagai pelaku sejarah seluruh kabupaten/kota sudah kami datangi, bertemu para Abu (ulama), tokoh masyarakat, semua pihak. Bahkan berkomunikasi dengan pihak GAM […]

Read More
Nasional

Basarah dan Zulhas Sebut Sabam Referensi dan Mentor Politik

Anggota MPR RI paling senior, Sabam Sirait merupakan sumber referensi perjuangan politik dan menjadi salah satu tokoh nasional yang kiprahnya dapat dirasakan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama dalam pembangunan demokrasi di Indonesia. Demikian disampaikan Wakil Ketua MPR yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan, Ahmad Basarah saat melayat Sabam Sirait di rumah duka di Jalan […]

Read More