Tim Olimpiade Indonesia Siap Tempur, Keadaan Sehat, Berangkat Besok ke Jepang

Tim Olimpiade Indonesia siap tempur dan sehat walafiat, berangkat sebagian besok malam dari Jakarta serta mohon doa restu masyarakat Indonesia semua. Ferry juga akan selalu memonitor timnya ke Jepang dengan ketat. "Semoga jelang keberangkatan dan dalam perjalanan tetap dalam kondisi aman. NOC INA akan selalu memonitor aktivitas tim bulu tangkis, khususnya pasca training camp di Kumamoto, untuk bisa bergabung secara aman di Wisma Atlit di Tokyo. Mohon doa restu dan dukungan semua anggota masyarakat untuk perjuangan tim Indonesia di Olimpiade Jepang," tambahnya.

Besok Kamis malam (8/7/2021) tim bulutangkis Indonesia khususnya akan berangkat ke Jepang dan tiba Jumat pagi di Kumamoto selatan Jepang. Direncanakan sampai dengan tanggal 19 Juli di Kumamoto lalu naik Shinkansen menuju Tokyo Wisma Atlit yang telah disediakan Panitia Olimpiade. Pemeriksaan ketat akan dilakukan sejak tiba di Jepang, setiap hari akan dilakukan tes PCR dimonitor ketat pula oleh dinas kesehatan Jepang.

"Sebanyak 25 orang ke Kumamoto dan nanti yang lanjut ke olympic games sebanyak 19 orang," tambah Ferry lagi. Kemudian tanggal 17 Juli tim renang, panahan, rowing, shooting, surfing, angkat besi akan berangkat ke Tokyo langsung. "Disusul tanggal 20 Juli 2021, President NOC, CDM dan tim headquarter juga akan berangkat ke Tokyo."

Barulah pada tanggal 24 Juli tim atletik Indonesia akan berangkat ke Tokyo, lanjutnya lagi. Sementara itu Beasiswa (ke Jepang) dan upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif dengan melalui zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang nantinya. Info lengkap silakan email: [email protected] dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Internasional

Junta Myanmar Klaim Demonstran yang Dibunuh Pasukannya 248 Orang, Beda dengan Catatan AAPP 614 Orang

Juru bicara pemerintah militer atau Junta Myanmar, Brigadir Jenderal Zaw Min Tun menggelar konferensi pers di ibu kota, Naypyidaw, Jumat (9/4/2021). Dalam konferensi pers tersebut, Zaw Min Tun mengatakan militer telah mencatat 248 kematian warga sipil dan 16 kematian polisi, akibat aksi protes yang telah berlangsung sejak penggulingan Aung San Suu Kyi, 1 Februari 2021. […]

Read More