CPNS Basarnas 2021: Rescuer Pemula Banyak Dibutuhkan, Bisa Dilamar Lulusan SMA Sederajat

Inilah daftar formasi yang dibuka oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) pada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Basarnas telah merilis daftar formasi yang akan dibuka pada seleksi CPNS 202 melalui akun Instagram resminya. Dalam daftar itu, jabatan Rescuer Pemula menjadi formasi yang banyak dibutuhkan, yaitu sebanyak 189 orang.

Formasi ini bisa dilamar oleh lulusan SMA/SMK Sederajat dan telah memiliki Sertifikat renang/Sertifikat Selam/Sertifikat Pelatihan SAR. Selain Rescuer Pemula, ada pula formasi Nakhoda, Mualim, Juru Mudi, Juru Minyak, Masinis, Kelasi, hingga Markonis yang juga bisa dilamar lulusan SMA/SMK Sederajat. Namun sejumlah formasi ini juga mewajibkan pelamar memiliki sertifikat khusus.

Selain untuk lulusan SMA/SMK Sederajat, Basarnas juga membuka formasi untuk lulusan Diploma 3 (D3), Diploma 4 (D4), Strata 1 (S1), hingga Strata 2 (S2). Jumlah yang dibutuhkan untuk formasi Dokter Ahli Pertama adalah 2 orang. Formasi Dokter Ahli Pertama dapat dilamar oleh lulusan Dokter Umum dengan memiliki STR.

Jumlah yang dibutuhkan untuk formasi Perawat Terampil adalah 13 orang. Formasi Perawat Terampil dapat dilamar oleh lulusan D3 Keperawatan dengan memiliki STR. Jumlah yang dibutuhkan untuk formasi Widyaiswara Ahli Pertama adalah 1 orang.

Formasi Widyaiswara Ahli Pertama dapat dilamar oleh lulusan: S2 Magister Teknologi Pendidikan S2 Magister Pengembangan Kurikulum

Jumlah yang dibutuhkan untuk formasi Pengelola Pengadaaan Barang/Jasa Ahli Pertama adalah 1 orang. Formasi Pengelola Pengadaaan Barang/Jasa Ahli Pertama dapat dilamar oleh lulusan: S1 Ekonomi

S1Ilmu Hukum S1 Teknik Perkapalan S1 Teknik Sipil

S1 Teknik Elektro S1 Teknik Mesin D4 Ekonomi

D4 Ilmu Hukum D4 Teknik Perkapalan D4Teknik Sipil

D4Teknik Elektro D4 Teknik Mesin Jumlah yang dibutuhkan untuk formasi Pranata Komputer Ahli Pertama adalah 2 orang.

Formasi Pranata Komputer Ahli Pertama dapat dilamar oleh lulusan: S1 Teknologi Informasi D4 Teknologi Informasi

Jumlah yang dibutuhkan untuk formasi Pranata Sumber Daya Manusia Aparatur Terampil adalah 3 orang. Formasi Pranata Sumber Daya Manusia Aparatur Terampil dapat dilamar oleh lulusan: D3 Ilmu Kepegawaian/SDM

D3 Manajamen D3 Administrasi Perkantoran D3 Administrasi Pemerintahan

D3 Kesekretariatan D3 Teknik Informatika D3 Manajemen

D3 Informatika/Ilmu Komputer D3 Teknik Komputer Jumlah yang dibutuhkan untuk formasi Rescuer Pemula adalah 189 orang.

Formasi Rescuer Pemula dapat dilamar oleh lulusan SMA/SMK Sederajat yang memiliki Sertifikat renang/Sertifikat Selam/Sertifikat Pelatihan SAR. Jumlah yang dibutuhkan untuk formasi Analis Barang milik negara adalah 6 orang. Formasi Analis Barang Milik Negara dapat dilamar oleh lulusan:

D4 Manajemen S1 Manajemen Logistik S1 Manajemen

D4 Manajemen Logistik S1 Akuntansi D4 Akuntansi

Jumlah yang dibutuhkan untuk formasi Analis Keuangan adalah 5 orang. Formasi Analis Keuangan dapat dilamar oleh lulusan: S1 Akuntansi

S1 Ekonomi D4 Akuntansi D4 Ekonomi

Jumlah yang dibutuhkan untuk formasi Operator Komunikasi adalah 36 orang. Formasi Operator Komunikasi dapat dilamar oleh lulusan: D3 Teknik Telekomunikasi

D3 Telekomunikasi D3 Teknik Informatika D3 Teknik Elektronika

Jumlah yang dibutuhkan untuk formasi Penata Laporan Keuangan adalah 5 orang. Formasi Penata Laporan Keuangan dapat dilamar oleh lulusan: S1 Akuntansi

S1 Manajemen D4 Akuntansi D4 Manajemen

Jumlah yang dibutuhkan untuk formasi Pengelola Dokumen dan Informasi Hukum adalah 1 orang. Formasi Pengelola Dokumen dan Informasi Hukum dapat dilamar oleh lulusan D3 Teknik Informatika. Jumlah yang dibutuhkan untuk formasi Penyusun Rencana Kegiatan dan Anggaran adalah 8 orang.

Formasi Penyusun Rencana Kegiatan dan Anggaran dapat dilamar oleh lulusan: S1 Ekonomi S1 Akuntansi

S1 Manajemen D4 Ekonomi D4 Akuntansi

D4 Manajemen Jumlah yang dibutuhkan untuk formasi Teknisi Alat Elektro dan Alat Komunikasi adalah 4 orang. Formasi Teknisi Alat Elektro dan Alat Komunikasi dapat dilamar oleh lulusan D3 Elektronika.

Jumlah yang dibutuhkan untuk formasi Nakhoda Kapal Kelas II adalah 7 orang. Formasi Nakhoda Kapal Kelas II dapat dilamar oleh lulusan D3 Pelayaran (Nautika) dengan memiliki sertifikat Ahli Nautika Tingkat (ANT) III. Jumlah yang dibutuhkan untuk formasi Nakhoda Kapal Kelas I adalah 1 orang.

Formasi Nakhoda Kapal Kelas I dapat dilamar oleh lulusan SMA/SMK Pelayaran (Nautika)/Sederajat dengan memiliki sertifikat ANT IV. Jumlah yang dibutuhkan untuk formasi Mualim I Kapal Kelas II adalah 2 orang. Formasi Mualim I Kapal Kelas II dapat dilamar oleh lulusan SMA/SMK Pelayaran (Nautika)/Sederajat dengan memiliki sertifikat ANT IV.

Jumlah yang dibutuhkan untuk formasi Mualim II Kapal Kelas II adalah 1 orang. Formasi Mualim II Kapal Kelas II dapat dilamar oleh lulusan SMA/SMK sederajat dengan memiliki sertifikat ANT V. Jumlah yang dibutuhkan untuk formasi Mualim I Kapal Kelas IV adalah 3 orang.

Formasi Mualim I Kapal Kelas IV dapat dilamar oleh lulusan SMA/SMK sederajat dengan memiliki sertifikat ANT D (Able/Rating Deck) Jumlah yang dibutuhkan untuk formasi Masinis II Kapal Kelas II adalah 6 orang. Formasi Masinis II Kapal Kelas II dapat dilamar oleh lulusan SMA/SMK sederajat dengan memiliki sertifikat Ahli Teknik Tingkat (ATT) V.

Jumlah yang dibutuhkan untuk formasi Masinis I Kapal Kelas III adalah 1 orang. Formasi Masinis I Kapal Kelas III dapat dilamar oleh lulusan SMA/SMK sederajat dengan memiliki sertifikat Ahli Teknik Tingkat (ATT) V. Jumlah yang dibutuhkan untuk formasi Masinis I Kapal Kelas III adalah 4 orang.

Formasi Masinis I Kapal Kelas III dapat dilamar oleh lulusan SMA/SMK sederajat dengan memiliki sertifikat Ahli Teknik Tingkat (ATT) V. Jumlah yang dibutuhkan untuk formasi Markonis adalah 1 orang. Formasi Markonis dapat dilamar oleh lulusan SMA/SMK Pelayaran (Nautika) dengan memiliki sertifikat Basic Safety Training (BST) dan Operator Radio Umum (ORU).

Jumlah yang dibutuhkan untuk formasi Kepala Kamar Mesin Kelas II adalah 8 orang. Formasi Kepala Kamar Mesin Kelas II dapat dilamar oleh lulusan D3 Pelayaran Tehnika dengan memiliki sertifikat ANT III. Jumlah yang dibutuhkan untuk formasi Kelasi Kapal Kelas II adalah 10 orang.

Formasi Kelasi Kapal Kelas II dapat dilamar oleh lulusan SMA/SMK/Sederajat dengan memiliki sertifikat ANT D (Able/Rating Deck) Jumlah yang dibutuhkan untuk formasi Juru Mudi adalah 21 orang. Formasi Juru Mudi dapat dilamar oleh lulusan SMA/SMK/Sederajat dengan memiliki sertifikat ANT D (Able/Rating Deck)

Jumlah yang dibutuhkan untuk formasi Juru Minyak adalah 9 orang. Formasi Juru Minyak dapat dilamar oleh lulusan SMA/SMK/Sederajat dengan memiliki sertifikat ANT D (Able/Rating Deck).

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Nasional

Bareskrim Polri Koordinasi dengan MA terkait Rencana Pemindahan Napoleon Bonaparte ke Lapas Cipinang

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengusulkan agar terdakwa kasus penerimaan suap pengurusan red notice Djoko Tjandra, Irjen Napoleon Bonaparte dipindahkan dari Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang. Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto mengatakan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Mahkamah Agung (MA) terkait rencana pemindahan itu. Koordinasi dilakukan lantaran Napoleon merupakan tahanan MA […]

Read More
Nasional

SBY Cerita Masa Lalu, Pasang Surut Damaikan Konflik dengan GAM di Aceh

Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bercerita pengalamannya menciptakan perdamaian di Aceh. Selama tiga empat tahun, SBY rajin mondar mandir berkunjung ke Aceh untuk mengatasi konflik yang terjadi. Itu dilakukan sebelum dirinya menjadi Presiden. "Saya sebagai pelaku sejarah seluruh kabupaten/kota sudah kami datangi, bertemu para Abu (ulama), tokoh masyarakat, semua pihak. Bahkan berkomunikasi dengan pihak GAM […]

Read More
Nasional

Basarah dan Zulhas Sebut Sabam Referensi dan Mentor Politik

Anggota MPR RI paling senior, Sabam Sirait merupakan sumber referensi perjuangan politik dan menjadi salah satu tokoh nasional yang kiprahnya dapat dirasakan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama dalam pembangunan demokrasi di Indonesia. Demikian disampaikan Wakil Ketua MPR yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan, Ahmad Basarah saat melayat Sabam Sirait di rumah duka di Jalan […]

Read More